Apa film sinetron Bawang Putih Berkulit Merah (BPBM) telah tamat?

Film sinetron Bawang Putih Berkulit Merah (BPBM) belum tamat.

Beritanya, BPBM tamat Minggu, 8 November 2020. Saat ini, BPBM tidak tampil sepanjang 2 hari.

Bawang Putih Berkulit Merah tampil kembali esok, Rabu, 4 November 2020.

Mengapa film atau film sinetron Bawang Putih Berkulit Merah tidak tampil?

Berita tidak tayangnya BPBM telah tersebar dari Wakil Presiden Direktur ANTV, Otis Hahijary.

“Gagasannya tanggal 2 serta 3 November tidak tampil,” tulisnya, seperti diambil Jakbarnews.com dari Instagram @Otis_Hahijary.

Namun, meskipun betul Bawang Putih Berkulit Merah tamat atau break, BPBM Lovers jangan berduka.

Pasalnya ANTV bersama Verona Pictures telah mempersiapkan substitusinya.

Ya, film sinetron Saya Pengin Di cintai telah menanti untuk gantikan BPBM.

Film sinetron Saya Pengin Di cintai ini adalah kelanjutan atau Saya Cuman Pengin Di cintai Season 2.

AID alias AHID2 diperankan oleh Jonathan Frizzy, Ririn Dwi Ariyanti, Rina Diana, serta Rexy Rizky.

Lalu kapan agenda tampil film sinetron Saya Pengin Di cintai?

Menurut informasi dari Wakil Presiden Direktur ANTV, Otis Hahijary, AID alias AHID2 akan tampil Senin, 9 November 2020 kedepan.

Alias pas satu hari sesudah film sinetron BPBM tamat atau diistirahatkan.

“(AHID 2) tampil 9 November di primetime,” catat Otis, seperti diambil Jakbarnews.pikiran-rakyat.com dari situs medium sosialnya, Kamis, 29 Oktober 2020.

Itu bermakna, AID atau AHID2 ini akan tampil kira-kira antara jam 18.00 sampai 23.00 WIB.

Skenario Saya Pengin Di cintai

Jalinan Raffi serta Maya makin dekat serta sama-sama ada rasa keduanya. Tetapi Nanda mendadak datang di kehidupan Raffi.

Akankah jalinan cinta Raffi serta Maya lagi tumbuh, ketika kedatangan Nanda jadi buih ombak baru di kehidupan mereka?

Sepintas informasi, baru saja ini Ririn Dwi Ariyanti mengharumkan nama Indonesia selesai memenagi penghargaan Best Rising Star di acara Asian Contents Awards 2020.

Untuk dipahami, Film sinetron Saya Cuman Pengin Di cintai tampil pertama di ANTV untuk 1 September 2020 kemarin.

Sesudah menunggu lumayan lama karena Covid-19, Cristiano Ronaldo pada akhirnya kembali pada lapangan dengan seragam Juventus. Dia sukses mengidentifikasi comeback-nya dengan catatan 2 gol ke gawang Spezia.

Juventus berkunjung ke basis Spezia dalam pertandingan kelanjutan Serie A yang diadakan hari Minggu (1/11/2020) malam. Club garapan Andrea Pirlo itu sukses keluar selaku juara dengan score mutlak 4-1.

Pirlo malas tergesa-gesa mainkan Ronaldo walau sudah dipastikan negatif semenjak kemarin. Pria dari Portugal itu baru memijakkan kakinya di rumput hijau untuk set ke-2 gantikan Paulo Dybala.

Dalam sekejap, Ronaldo sukses kantongi 2 gol. Ditambahkan gol dari Alvaro Morata yang buka keran Juventus dan sumbangsih dari pemain cadangan lain, Adrien Rabiot, jadilah Juventus meraih kemenangan dengan score 4-1.

Luapan Keceriaan Ronaldo

Ronaldo terlihat senang dengan catatan 2 golnya untuk laga kesempatan ini. Dia memperlihatkan raut senangnya waktu terlibat perbincangan dengan Sky Sports selesai wasit tiup semprit panjang sinyal usainya laga.

“Saya telah lama diam. Saya tidak memperlihatkan tanda-tanda dan berasa baik. Ini hari, saya kembali lagi lakukan kegemaran saya, bermain sepak bola,” tutur Ronaldo.

“Serie A ialah liga yang bersaing. Milan lakukan pekerjaannya secara baik, begitupun Lazio dan Napoli. Kami harus bekerja keras, tetapi kami sedang berkembang,” sambungnya.

Berkenaan Tanggapan Polemis

Ronaldo dipastikan menderita Covid-19 selesai perkuat Tim nasional Portugal di bulan Oktober kemarin. Sama ketentuan Ronaldo harus lakukan swakarantina sampai hasil test memperlihatkan jika dianya negatif Covid-19.

Dikarenakan persoalan ini, Ronaldo jadi tidak dapat ‘bereuni’ dengan Lionel Messi di gelaran Liga Champions beberapa lalu. Dia juga membludakkan rasa frustrasinya di sosial media dengan tuliskan “PCR omong kosong”.

Terang, mass media bertanya pengakuan itu ke sumbernya langsung. Sayang Ronaldo malas memberi keterangan selanjutnya masalah komentarnya yang sudah dihapus itu.

“Cristiano telah kembali lagi, berikut yang terpenting,” tutup pemain yang sempat raih 5 piala Ballon d’Or itu. 

(Football Italia)

Bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes tampil sangatlah baik di pertandingan menantang Manchester United. Namun, ada satu kejadian yang kemungkinan dapat membuat terima kartu merah.

Arsenal bertemu Manchester United di minggu ke-7 Premier League, Minggu (1/11/2020) malam WIB. Untuk pertandingan yang diadakan di Old Trafford itu, Arsenal meraih kemenangan dengan score 1-0 dari tuan-rumah.

Gol kemenangan Arsenal diciptakan si kapten, Pierre-Emerick Aubemeyang dari titik putih. Arsenal mendapatkan penalti sesudah Paul Pogba jatuhkan Hector Bellerin di menit ke-68.

Hasil ini membuat Arsenal ada di status kesembilan klassemen dengan 12 point. Sedang, United harus tersuruk di papan bawah dengan 8 point. United ada di status ke-15.

Gabriel Semestinya Kartu Merah?

Sesudah ketinggalan, United tampil lebih menyerbu. Di menit ke-74, United membuat gempuran melalui tindakan Mason Greenwood. Pemain 18 tahun mendapatkan dampingian dari Gabriel Magalhaes serta Bukayo Saka.

Greenwood selanjutnya bertarung dengan Gabriel. 1 musuh 1. Pemain bernomor 11 itu berhasil melalui Gabriel dengan trick memutar tubuh. Tetapi, Gabriel menghajar kaki Greenwood sampai jatuh.

Tekel Gabriel terang berkenaan kaki Greenwood, benar-benar tidak berkenaan bola. Mujur pemain dari Brasil itu tidak mendapatkan hukuman apa saja dari wasit Mike Dean. Walau sebenarnya, Greenwood telah terlepas dari dampingiannya.

Seandainya Mike Dean memberi kartu kuning, karenanya bisa menjadi mimpi jelek untuk Gabriel. Karena, bekas pemain Lille telah mendapatkan kartu kuning di menit ke-27. Berarti, ia dapat akhiri pertandingan bisa lebih cepat.

Sanjungan Mikel Arteta untuk Gabriel

Lepas dari kejadian yang berlangsung, perform Gabriel benar-benar baik untuk Arsenal. Ia sanggup menahan baris serang United. Bahkan juga, Mikel Arteta memuji yang tinggi untuk Gabriel. Arteta suka sebab ia cepat menyesuaikan sesudah dibeli awalnya musim kemarin. 

“Kami coba pilih karakter spesifik dalam profile pemain yang pengin kami dapatkan untuk club kami, serta saya melakukan,” kata Arsenal.

Gabriel sudah mainkan 6 dari 7 pertandingan Arsenal di Premier League. Waktu dimainkan, ia terus tampil penuh. Selama ini, ia sudah cetak 1 gol yaitu untuk pertandingan menantang Fulham.

Kejadian alam sangat jarang kembali lagi akan ada untuk Sabtu malam (31/10).

Bersamaan dengan malam Halloween, bulan purnama Blue Moon atau Bulan Biru akan ada.

Kejadian ini tidak dapat tiap tahun didapati, apa lagi bersamaan dengan perayaan Halloween seperti malam hari ini.

Merilis Ruang, Jumat (30/10), bulan purnama waktu Halloween akhir kali dilihat di semua zone waktu di Bumi untuk 1944.

Kejadian ini pun tidak segera dapat dilihat sampai 2039 kedepan.

Bulan purnama tanggal 31 Oktober ini disebutkan ” Blue Moon” atau ” Bulan Biru”. Kejadian itu termasuk jarang-jarang.

Rerata, “Bulan Biru” cuman berlangsung 2,5 tahun sekali. Akhir kali “Bulan Biru” dilihat ialah untuk Maret 2018 kemarin. 

Bulan Biru

Merilis ABC, panggilan biru dalam “Bulan Biru” cuman hanya nama. Hingga, bulan itu tidak betul-betul memiliki warna biru.

“Bulan Biru” dipakai untuk menyebutkan bulan purnama ke-2 dalam sebulan yang serupa.

Umumnya, ada 12 bulan purnama dalam setahun. Tetapi, kadang, ada 13 bulan purnama, yakni waktu ada “Bulan Biru” ini.

Pengertian lain menyebutkan jika “Bulan Biru” dipakai untuk memvisualisasikan bulan purnama ke-3 dari 4 bulan purnama pada sebuah musim.

Berdasar pengertian itu, “Bulan Biru” angin-anginan seterusnya akan berlangsung untuk 22 Agustus 2022.

Sesaat, jika memadukan ke-2 pengertian itu, karena itu “Bulan Biru” seterusnya akan berlangsung untuk 31 Agustus 2023.

Bulan mikro

Tentang hal bulan purnama Halloween kesempatan ini digolongkan selaku micro-moon atau minimoon.

Karena, kejadian ini akan berlangsung waktu bulan dekati titik terjauhnya dari Bumi dalam orbit elipsnya.

Misalkan, untuk 30 Oktober, bulan akan ada di jarak 252.522 mil (406.394 km) dari Bumi.

Jarak itu termasuk lebih jauh dari jarak rerata, yakni seputar 238.900 mill (384.500 km).

Harus dipahami jika orbit bulan tidak betul-betul berupa lingkaran, hingga kadang lebih dekat (perigee) atau bisa lebih jauh (apogee) ke Bumi.

Susah untuk menyaksikan ketidaksamaan di antara perigee, bulan purnama biasa, serta apogee dengan mata telanjang.

Tetapi, menurut astronom pemula Ian Musgrave, Anda bisa menyaksikan sedikit ketidaksamaan untuk ukuran bulan bila memfotonya.

“Saya suka ambil gambar dari bulan perigee serta bulan apogee, selanjutnya memperbandingkannya,” kata Musgrave seperti diambil ABC, Sabtu (31/10).

Sesaat, bulan akan ada dalam jarak paling dekatnya ke Bumi sepanjang tengah bulan, yakni waktu babak bulan anyarnya untuk 15 November 2020.

Namun, menurut astronom Fred Watson, Anda tidak bisa melihatnya.

“Bulan baru ada dalam arah yang serupa dengan Matahari. Jadi, kita tidak bisa menyaksikannya walau besar sebab ada di titik paling dekatnya dengan Bumi,” terangnya.

Anda cuman bisa menyaksikan bulan baru waktu bulan itu melalui di muka Matahari sepanjang gerhana matahari.