Canda Syekh Ali Jaber Tak Biasa Sapa Mahfud ‘Pak Menteri’: Saya Panggil Guru

Posted on

Syekh Ali Jaber dijenguk Menko Polhukam Mahfud Md di Jakarta selesai kejadian penusukan pada dianya di Lampung. Syekh Ali Jaber pernah bercanda tidak biasa menegur Mahfud dengan panggilan ‘Pak Menteri’. Dalam video yang diberikan Kemenko Polhukam, Senin (15/9/2020), tatap muka Syekh Ali Jaber serta Mahfud berjalan cair. Kedua-duanya terlihat terlibat perbincangan enjoy serta seringkali ketawa.

Mahfud kenakan baju batik memiliki nuansa oranye, komplet dengan masker serta peci. Sesaat Syekh Ali Jaber kenakan jubah serta serban putih, dengan penyangga lengan di tangan kanannya yang terserang cedera tusukan. Dalam peluang itu, Syekh Ali Jaber mengucapkan terima kasih sebab Mahfud sudah menengoknya. Dia juga akui biasa menegur Mahfud dengan panggilan ‘guru’.

“Saya mengucapkan terima kasih kedatangan Pak Menteri dapat silaturahim. Serta sebetulnya saya biasa panggil ‘guru’, yang tidak biasa panggil ‘Pak Menteri,” tutur Syekh Ali Jaber. Dengar itu, Mahfud juga ketawa.

Syekh Ali Jaber lantas meneruskan dengan menyampaikan kabar keadaannya makin lebih baik

“Jadi saya benar-benar kagumi kedatangan beliau, perhatian dari Pak Menteri ini benar-benar bernilai buat saya. Serta Alhamdulillah situasi saya benar-benar lebih baik,” tutur Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber minta umat Islam masih tenang serta tidak terhasut. Syekh Ali Jaber memercayakan penuntasan masalah penusukan itu pada pihak kepolisian. Disamping itu, Mahfud mengucapkan syukur atas situasi Syekh Ali Jaber yang makin lebih baik. Mahfud mendoakan supaya Syekh Ali Jaber dapat selekasnya berdakwah kembali lagi.

“Alhamdulillah. Barusan saya memikirkan melihat Syekh Ali Jaber ini dalam tempat tidur, tetapi rupanya sehat ini, Alhamdulillahirabbil’alamin, sehat,” tutur Mahfud.

“Pasti saya atas nama pemerintah serta semua rakyat Indonesia, khususnya umat Islam turut mengucapkan syukur serta turut mendoakan semoga selekasnya sembuh kembali lagi serta beraksi kembali lagi membuat kehidupan rohaniyah yang bertambah sehat buat umat Islam di Indonesia,” lanjut Mahfud.

Mahfud pastikan aparat penegak hukum akan menginvestigasi masalah ini dengan cara terbuka. Dia mengharap penyidikan polisi selekasnya selesai. “Serta Insyaallah kita akan menyelesaikannya dengan cara terbuka pada warga, pada Syekh serta keluarga. Insyaallah lah, kita akan mengolah ini dengan cara baik, berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia hingga semoga dalam tempo sesaat telah tersingkap serta prosedurnya dapat bertambah cepat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *