Aksi Bandai Namco dalam meningkatkan video game bertopik anime baik dari penyesuaian langsung atau original membuat mereka belajar beberapa hal. Diantaranya ialah character creation yang tetap mereka bangun dengan benar-benar baik. Beberapa sudah mereka penerapankan di God Eater yang selanjutnya ditingkatkan bertambah lebih baik serta memberi kepuasan di Kode Vein.

Menariknya, semua penyesuaian ini akan mereka datangkan pada game MMORPG anime terbaru mereka, Blue Protocol yang pernah dipublikasikan setahun lalu. Salah satunya antara feature penyesuaiannya ialah bagaimana mengganti bentuk badan ciri-ciri sampai mata beberapa waifu atau husbandomu.

Sekarang, mereka coba perkenalkan feature lain yaitu penyesuaian gradasi rambut seperti ciri-ciri anime.

Ini dicuitkan oleh account Twitter sah mereka dimana Bandai Namco coba beri feature gradasi rambut untuk beri pilihan lain pada tiap ciri-ciri yang akan dibikin di Blue Protocol.

Menurut ciutannya, Bandai Namco berusaha untuk datangkan warna gradasi dari pusat sampai lengkap. Tiap gradasi akan mempunyai tingkatannya semasing serta dapat dikustomisasi dengan sesenang hati. Baik stop ditengah-tengah untuk datangkan gradasi dua warna, sampai memberi percampuran dua warna yang alamiah.

Tentu saja video yang diperlihatkan Bandai Namco di atas masih juga dalam peningkatan serta akan beralih waktu gamenya dikeluarkan.

Blue Protocol adalah game MMORPG paling baru dari Bandai Namco yang ditangani oleh team Bandai Namco Online. Game dengan penampilan visual anime itu akan punya tehnologi baru serta cuma akan dikeluarkan di PC. Minimal itu yang mereka katakan semenjak informasinya. Walau demikian, kelihatannya mereka merencanakannya untuk dikeluarkan di PlayStation 5 serta Xbox Series X.

Blue Protocol sekarang ini cuma diperkirakan untuk dikeluarkan di PC serta cuma di Jepang saja tanpa ada tanggal launching tentu. Belum jelas apa mereka akan meluncurkannya bertepatan dengan versus internasionalnya atau mungkin dengan interval waktu setahun seperti game online Jepang yang lain. Tetapi dapat dinyatakan mereka akan meluncurkannya dengan cara global.

Microsoft Corp. Dengan cara sah menyampaikan kabar jika tanggal 15 September ini. Mereka akan mempunyai bertambah 150 games yang dapat di stream lewat basis Xbox Game Pass Ultimate. Atau yang dahulu diketahui untuk xCloud. Service ini bisa dibuka lewat Smartphone Android serta Tablet Android.

Nanti service xCloud akan di bundle di dalam Xbox Game Pass Ultimate untuk service game streaming. Microsoft sendiri akan meluncurkan penyempurnaan di Xbox Game App pada piranti Android ke 22 negara termasuk juga diantaranya.
1. Amerika Serikat
2. Austria
3. Belanda
4. Belgia
5. Denmark
6. Finlandia
7. Hungaria
8. Inggris
9. Irlandia
10. Italia
11. Jerman
12. Kanada
13. Korea Selatan
14. Norwegia
15. Perancis
16. Polandia
17. Portugal
19. Republik Ceko
20. Slovakia
21. Spanyol
22. Swedia
2. Swiss

Seperti kita kenali jika pekan kemarin Microsoft akan kerja sama juga dengan EA dengan memberikan tambahan EA Play di dalam Xbox Game Pass Ultimate, hingga dalam 150 Games ini, game-game dari EA belum juga termasuk juga, serta diprediksikan akan masuk diakhir bulan ini.

Kenaikan dalam xCloud

Kecuali service yang dikenalkan, Microsoft memberitahu bawa serta mereka sedang tingkatkan Touch serta Control xCloud tersebut. Game pertama yang dikenalkan dalam pemakaian Touch serta Control tersebut ialah Minecraft dungeons, dimana didalamnya termasuk juga dukungan untuk tampilkan serta mainkan game sesuai monitor.

Awalnya Microsoft telah mendemonstrasikan pemakaian Touch serta Control dalam Gears 5, serta Hellblade : Senua’s Sacrifice, karena itu adanya berita ini kita dapat berekspektasi akan terdapat beberapa game-game baru di xCloud yang memakai Touch serta Control ini.

Belum bisa di akses gawai iOS

Sayangnya, feature ini belum juga bisa dibuka oleh gawai-gawai iOS seperti iPhone serta iPad, ini karena awalnya Apple tutup sejumlah fitur di luar Apple tersebut, termasuk juga xCloud, Apple ingin Microsoft untuk memasukkan game-game xCloud dengan cara satu-satu serta terpisah dari Apple nya tersebut.

Ini dipandang sudah membuat Microsoft sedih, Microsoft memiliki pendapat jika ketetapan Apple ialah “Ketetapan yang tidak ramah untuk pemakai” hingga sampai ini hari feature yang dipunyai mereka belum juga bisa dibuka lewat gawai-gawai iOS.

https://digitalmarketingpartnerz.com/motogp-emilia-slot-deposit-pulsa-romagna-2020-akan-pecah-rekor-tribune/ https://obatpilekmenahun.com/masalah-thiago-bayern-telah-slot-deposit-pulsa-setuju-dengan-liverpool/ https://skippypodar.net/van-der-sar-henderson-buat-slot-deposit-pulsa-takjub-tetapi-de-gea-fenomenal/ https://bethelmainesnowwoman.com/mendekati-slot-deposit-pulsa-musuh-liverpool-chelsea-masih-didera-badai-luka/

Sony pada akhirnya mengeluarkan konsol game PlayStation 5 ( PS5) dalam satu acara yang diadakan online. Kamis (17/9/2020) dini hari. Dalam acara itu. Sony memberitahukan tersedianya dan harga PlayStation 5. Informasi ini diadakan kira-kira 1 minggu sesudah Microsoft memberitahukan harga serta tersedianya Xbox Series X serta Series S.

Dengan demikian. Sekarang info sekitar konsol game generasi paling baru alias next-gen. Garapan Microsoft serta Sony telah betul-betul terverifikasi. Baik itu dari faktor design detail atau harga serta tersedianya.

Desain

Di luar, PS5 yang tampil menawan dengan kombinasi warna putih serta hitam. Baik itu versus standard atau digital. Terlihat bertambah ramping dibandingkan Xbox Series X yang mengangkat design “gemuk” seperti balok.

Meskipun begitu dua mode PS5 berikut Xbox Series X. Nampak kalah singkat dengan Xbox Series S yang ukurannya disebutkan 60 % bertambah kecil dari “saudaranya”. Mode ini tampil sama warna putih. Bukannya hitam pekat seperti Xbox Series X.

Di atas kertas jika dibangun dengan cara vertikal menghadap ke depan. PS5 versus standard mempunyai tinggi 39 cm lebar 104 cm. Serta panjang 26 cm.

Sebab tidak ada laci (slot drive) untuk masukkan cakram (disc). Lebar versus digital sendiri sedikit bertambah kecil yaitu cuma 9,2 cm

Disamping itu. Xbox Series X bertambah pendek dibandingkan PS5 dengan tinggi 30.1 cm. Berikut lebar 15.1 cm. Serta panjang 15.1 cm.

Di samping ukuran berat PS5 serta Xbox Series X hampir sama. Berat PS5 versus standard tertera di angka 4.5 kg. Sedang Xbox Series X mempunyai berat 4,.45 kg. Disamping itu. PS5 versi digital sedikit bertambah mudah dengan berat 3.9 kg.

Mengenai dimensi ukuran serta berat tentu Xbox Series S sampai sekarang ini masih mirakelus. Mungkin beratnya semakin lebih mudah sebab ukurannya memang bertambah singkat dibandingkan “saudaranya” atau pesaingnya.

Performa

Disaksikan dari bagian perform. Xbox Series X sedikit bertambah oke dibandingkan PS5. Baik itu versus standard atau digital yang kedua-duanya mempunyai detail sama.

Tipe processor (CPU) yang memperlengkapi PS5 serta Xbox Series X sebetulnya sama. Yaitu CPU Custom AMD berdelapan pokok (8-core) dengan arsitektur Zen 2.

Tetapi, kecepatan. Alias clock speed Xbox Series X sedikit semakin tinggi dengan angka 3.8 GHz. Simultaneous Multithreading/SMT capai 3.6 GHz).

Kecepatan PS5 sendiri mentok di angka 3,5 GHz, sedikit bertambah rendah dibandingkan Xbox Series S dengan kecepatan 3,6 GHz (SMT capai 3,4 GHz).

Tidak cuma CPU, kekuatan bagian pengolah grafis (GPU) di ke-2 konsol garapan Sony serta Microsoft ini ikut tidak sama.

Sebetulnya, GPU yang digunakan kembali lagi sejenis sama, yaitu Custom AMD dengan arsitektur RDNA2, tetapi kekuatannya berbeda.

Di atas kertas, GPU PS5 mempunyai compute units (CUs) sekitar 36 unit (@2,23 GHz), dengan kemampuan capai 10,28 teraflops (TFLOPs), semakin tinggi dibandingkan Xbox Series X dengna 20 CUs (@1,565 GHz) serta 4 TFLOPs.

Sedang, GPU Xbox Seris X bertambah oke dibandingkan “saudaranya” atau PS5, yaitu dengan 52 CUs (@1,825 GHz) serta 12,15 TFLOPs.

Berubah ke bagian memory, PS5 serta Xbox Series X diberi dengan RAM GDDR6 memiliki 16 GB, sedang Xbox Series X “cuma” mempunyai RAM GDDR6 10 GB.

Media penyimpanan (storage) Xbox Series X sendiri, dengan kemampuan 1 TB, bertambah lega dibandingkan PS5 serta Series X yang mempunyai SSD 825 GB serta 512 GB. 

Khasnya, Xbox Series X serta Series S dapat jalankan game dengan frame rate sampai 120 fps di resolusi 4K (Series X) serta 1440p (Series S). Sedang, resolusi yang dibantu PS5 cuma mentok di 4K.

Harga dan ketersediaan

PS5 ada dalam dua mode, yaitu versus standard dengan laci cakram serta digital (Digital Edition) tanpa ada laci cakram. Begitupun dengan konsol game garapan Microsoft, dimana Xbox Series X ada dengan laci cakram serta Series S tidak.

PS5 edisi reguler dibandrol pada harga yang serupa tepat dengan Xbox Series X, yaitu 499 dollar AS atau seputar Rp 7,3 juta.

Disamping itu, PS5 Digital Edition dipasarkan pada harga yang tambah murah dibandingkan versus reguler. Yaitu 399 dollar AS atau seputar Rp 5,9 juta.

Meskipun begitu, harga itu masih semakin tinggi dibandingkan Xbox Series S yang dibandrol pada harga 299 dollar AS atau seputar Rp 4,4 juta.

Xbox Series X serta Series S sendiri gagasannya akan terlebih dulu dikeluarkan pada 10 November kedepan. Peminat dapat memesan pada 22 September.

Sedang PS5 versus reguler serta digital akan melaju 12 November kedepan di Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, serta Korea Selatan, cuma berbeda 2 hari sesudah peluncuran Xbox Series X serta Series S.

Satu minggu selanjutnya, persisnya 19 November, konsol game itu akan dikeluarkan dengan cara serempak di penjuru dunia. PS5 sendiri dapat dipesan mulai minggu ini di sejumlah negara melalui “beberapa toko ritel spesifik” relasi Sony.

Simak perbandingan spesifikasi lengkap PS5 versi standar, digital, Xbox Series X, dan Series S di tabel berikut, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Engadget, Kamis (17/9/2020).

Awalnya berjudul Gods and Monsters. Ubisoft mengubah judul IP game baru mereka jadi Immortals: Fenyx Rising pada pertemuan Ubisoft Forward minggu kemarin. Pada pertemuan itu mereka terangkan jika pergantian nama dilaksanakan sebab judul baru bertambah lukiskan game lebih pas. Tetapi nampaknya ada fakta lain dibalik perubahan nama ini.

Dikutip dari dokumen yang diketemukan oleh TechRaptor, Ubisoft mengubah judul game sebab tidak ingin berlawanan dengan Monster Energy. Tidak cuma minumannya, perusahaan itu sudah patenkan beberapa nama seperti Monster Army serta punya game dalam kata “Monster” pada judul. Monster Energy kemukakan tuntutan yang dimana mereka takut akan ada ketidaktahuan. Pada customer di antara ke-2 trademark yang tidak ada sangkut pautan itu. 

Ubisoft menyanggah kekuatan itu, mereka menjelaskan jika ada beberapa ratus game dengan judul “Monster” didalamnya, tetapi tidak ada satu juga customer yang protes mengapa game tidak ada jalinan dengan merek minuman energi itu. 

Lihat masalah hukum bisa berjalan lama serta mengonsumsi ongkos besar, nampaknya Ubisoft bertambah pilih untuk mengalah serta mengubah judul game agar konsentrasi pada peningkatan game tersebut terutamanya dengan tanggal launching yang sangat dekat. Sedetailnya mengenai masalah ini bisa kamu saksikan melalui video dari Richard Hoeg berikut ini:

Immortals: Fenyx Rising akan dikeluarkan pada 3 Desember kedepan untuk PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X, Nintendo Switch, Stadia serta PC lewat Epic Games Store dan Uplay.

Siapakah yang menarik hatimu?
Semenjak pertamakali dipublikasikan, Bandai Namco cuma kenalkan Yuito Sumeragi untuk tokoh penting Scarlet Nexus, game brainpunk pertama di dunia. Tetapi tempo hari, mereka menerangkan detail dari info yang sudah kami kumpulkan dengan perjumpaan Hanabi Ichijo yang akan membantunya.

Selayang pandang, perjumpaan Hanabi terbatas pada kemampuan pyrokinetik, dimana dia dapat memakai gempuran api yang dapat dipinjam Yuito untuk dia pakai. Tetapi lewat gamescom Bandai Namco beri detail mengenai dianya dan beberapa karakter yang kemungkinan sempat tampil di trailer Scarlet Nexus. Berikut profilnya:

Kasane Randall (Voice: Asami Seto, Chihayafuru – Chihaya Ayase)

  • Kemampuan: ???
  • Pengalaman Jadi Anggota OSF: ???

Cewek misterius yang didapati Yuito waktu pertempurannya menantang Others. Dia adalah seorang cewek yang tenang serta kaku. Kasane terlihat seperti anggota OSF yang selamatkan nyawa Yuito waktu dia masih kecil, tetapi seperti terlihat anggota team OSF lain.

Hanabi Ichijo (Voice: Tomomi Mineuchi, Itou Junji Collection – Natsumi Kitawaki)

  • Kemampuan: Pyrokinetik
  • Pengalaman Jadi Anggota OSF: Recruit (Anggota Baru)

Cewek periang yang jadi rekan waktu kecil Yuito. Dia sempat belajar di sekolah yang sama juga dengan Yuito, tetapi sesudah diambil oleh OSF, dia ditransfer ke sekolah training serta jadi anggota resminya. Mereka berdua selanjutnya berjumpa sesudah demikian lama untuk anggota baru OSF.

Nagi Karman (Voice: Yuuma Uchida, Ahiru no Sora – Momoharu Hanazono)

  • Kemampuan: Aerokinesis
  • Pengalaman Jadi Anggota OSF: Recruit (Anggota Baru)

Anak muda yang baik dan peningkat mood yang baik. Dia sudah mengenali Yuito semenjak belajar di training. Mereka berdua sudah lewati beberapa latihan susah menjadi anggota OSF. Walau dia ketahui Yuito untuk turunan dari keluarga Sumeragi yang membuat New Himuka, tetapi dia memperlakukannya seperti kawan dekat.

Fubuki Spring (Voice: Isshin Chiba, Tekken: Blood Vengeance – Jin Kazama)

  • Kemampuan: Cryokinesis
  • Pengalaman Jadi Anggota OSF: 27 tahun

Komandan Pasukan OSF Pertama. Fubuki ialah orang dengan pangkat paling tinggi. Perawakannya yang tampan serta ramah, membuat di cintai oleh beberapa fans wanita di kehidupan publik. Fubuki adalah satu dari “Septerion”, anggota OSF paling berbakat di New Himuka.

Scarlet Nexus adalah game action JRPG yang bercerita dimana manusia sudah mendapatkan satu zat psionik dalam otak untuk meningkatkan peradabannya dengan benar-benar cepat. Kehidupan manusia itu bukan ada tanpa ada cela, ini sebab beberapa kumpulan makhluk tidak diketahui namanya Others turun ke bumi untuk mengonsumsi otak umat manusia.

Ketahui hal itu, umat manusia membuat satu pasukan Others Suppression Force atau OSF dengan kekuatan psikis mereka. Mulai sejak itu beberapa orang dengan kekuatan psikis itu dicari oleh OSF untuk masuk serta berperang menantang Others.

Sampai sekarang ini, belumlah ada kepastian apa saja kapan Scarlet Nexus akan dikeluarkan. Tetapi Bandai Namco menerangkan jika gamenya akan dikeluarkan di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, serta Xbox Series X.