Maulid Nabi 2020, Berikut Biografi Singkat Nabi Muhammad SAW

Posted on

Biografi singkat Nabi Muhammad SAW umumnya dibacakan waktu perayaan Maulid Nabi yang tahun ini jatuh untuk Kamis, 29 Oktober 2020 esok. Maulid Nabi ialah momen kembali mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat Islam.

Nabi Muhammad SAW disebut dalam beberapa Sirah Nabawiyah lahir di 12 Rabiul Awwal di tahun Gajah seputar tahun 570 Masehi. Caussin de Perceval dalam satu essainya yang dengan judul I’Histoire des Arabes menyebutkan Nabi Muhammad lahir di bulan Agustus tahun 570.

  1. Tahun 570 M: Nabi Muhammad SAW lahir dari pasangan Abdullah serta Aminah waktu Makkah terserang Raja Abraha dengan pasukan gajah. Gempuran itu didokumentasikan dalam Al Quran surat Al Fil.

Ayah Nabi Muhammad SAW wafat sebelumnya beliau lahir, hingga periode kecilnya dihabiskan bersama-sama kakek dari faksi ayah Abdul Muttalib. Diambil dari Encyclopedia Britannica, ibu Nabi Muhammad SAW wafat untuk umur 6 tahun yang diikuti si kakek untuk usia 8 tahun.

Seterusnya Nabi Muhammad SAW diasuh si paman Abu Talib yang waktu itu jadi kepala Bani Hashim yang baru. Saat temani si paman ke Suriah seorang pakar agama mengenal Muhammad selaku utusan Allah SWT.

  1. Tahun 595 M: Seputar tahun ini, Nabi Muhammad SAW mencapai umur 25 tahun serta kerja untuk saudagar wanita kaya Siti Khadijah. Takjub dengan watak Nabi Muhammad SAW, Khadijah yang waktu itu berumur 40 tahun tawarkan pernikahan.

Pernikahan itu dikaruniai 2 orang anak lelaki yang wafat saat kecil, dan 4 orang anak wanita yang dikagumi dunia. Sepanjang Khadijah hidup, Nabi Muhammad SAW tidak menikah kembali walau praktek poligami termasuk biasa.

  1. Tahun 610 M: Pada tahun berikut, Nabi Muhammad SAW mulai terima wahyu waktu berumur 40 tahun. Wahyu itu ayat pembuka surat Al-Alaq yang dibawa Malaikat Jibril.

Rasulullah SAW diceritakan panas dingin serta benar-benar resah selesai terima wahyu sampai ditenangkan Khadijah. Ponakan Khadijah, Waraqah ibn Nawfal, mengonfirmasi posisi Muhammad selaku seorang utusan Allah SWT.

  1. Tahun 613 M: Sepanjang 3 tahun wahyu turun terus tetapi Nabi Muhammad SAW mengendalikan diri untuk mengulas hal itu. Wahyu baru memulai dibahas saat turun perintah dari Allah SWT untuk menebarkannya untuk warga luas.

Kegiatan Nabi Muhammad SAW awalannya tidak mendapatkan perlawanan dari Quraisy serta warga Makkah. Perlawanan baru berlangsung waktu Al Quran mengatakan tidak ada Tuhan kecuali Allah SWT.

Pengakuan dalam Al Quran bersimpangan dengan praktek suku Quraisy serta warga Arab. Nabi Muhammad SAW terlahir di lingkungan suku Quraisy yang waktu itu jadi warga elit di Makkah.

Besarnya perlawanan, memaksakan beberapa penganut Nabi Muhammad SAW cari pelindungan sampai ke penguasa Ethiopia. Pelindungan yang dijajakan penguasa Ethiopia pernah membuat beberapa suku di Makkah melakuan memboikot serta menampik berniaga dengan Quraisy.

Sesudah permasalahan memboikot usai, Nabi Muhammad SAW alami Isra Mi’raj yang mengagumkan. Diperjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa selanjutnya surga berikut Nabi Muhammad SAW terima perintah sholat 5 kali satu hari.

  1. Tahun 619 M: Abu Talib, paman Nabi Muhammad SAW wafat yang selanjutnya ditukar Abu Lahab selaku pimpinan Bani Hashim. Abu Lahab memikat semuanya pelindungan atas Nabi Muhammad SAW serta memperjelas utusan Allah SWT itu bisa terserang.

Nabi Muhammad SAW pernah cari pelindungan ke Al-Ta’if tetapi gagal. Pelindungan malah diberi sekumpulan warga yang tinggal di Madinah atau Yathrib.

Ketika yang serupa Siti Khadijah wafat sampai Nabi Muhammad SAW menyebutkan peristiwa ini selaku tahun yang memilukan. Nabi SAW baru menikah kembali selesai kematiannya Khadijah.

  1. Tahun 622 M: Seputar tahun 622, Nabi Muhammad SAW memutus pindah ke Madinah bersama-sama teman dekat serta khalifah pertama kali Abu Bakar. Pindah ialah perjalanan penting yang tentukan perubahan Islam di waktu kedepan.

Nabi Muhammad SAW pindah sesudah mendapatkan peringatan dari Malaikat Jibril. Peringatan berikut yang menolong Nabi Muhammad SAW bisa lolos dari gagasan pembunuhan yang diatur Quraisy.

Islam lagi berkembang serta raih banyak penganut sepanjang Nabi Muhammad SAW ada di Madinah. Rasulullah SAW bahkan juga mendesain tempat tinggalnya agar dapat dipakai selaku tempat beribadah.

  1. Tahun 624 M: Seputar tahun 624 atau 18 bulan sesudah pindah, Allah SWT memberikan perintah mengganti arah muka hadapi waktu sholat (kiblat). Arah kiblat jadi Makkah di Masjidil Haram sebelumnya setelah Masjidil Aqsa.

Pada tahun yang serupa muslim di Madinah serta Makkah mulai perang untuk memperlebar dampak Islam. Perang ini ambil tempat istimewa dalam riwayat Islam selaku bukti kekuatan umat muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *